DIALEKSIS.COM | Jakarta - Saat ini peningkatan kasus Covid-19 terjadi di berbagai negara yang dipicu ditemukannya subvarian baru Omicron BA.4 dan BA.5. Menghadapi potensi lonjakan kasus tersebut pemerintah terus mempercepat laju vaksinasi terutama vaksinasi dosis penguat yang capaiannya masih rendah.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Siprus menjadi negara pertama ditemukannya jenis virus corona baru yang merupakan gabungan varian delta dan omicron.
DIALEKSIS.COM | Dunia - Kemunculan varian baru Covid-19 Omicron (B.1.1.529) makin menggemparkan dunia sejak ia pertama kali diumumkan beberapa waktu lalu. Setelah awalnya ditemukan di Afrika Selatan, Botswana, dan Hongkong, berbagai kabar deteksi varian Omicron terus bermunculan di berbagai negara dunia.
DIALEKSIS.COM | Dunia - Negara-negara Asia dan Eropa bergegas memperketat pembatasan pada Jumat (26/11) setelah varian baru virus corona yang kemungkinan resisten terhadap vaksin ditemukan di Afrika Selatan (Afsel). Varian itu memiliki paku protein yang sangat berbeda dengan varian asli yang menjadi dasar pembuatan vaksin. Demikian diungkapkan kata Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA).
DIALEKSIS.COM | Jakarta - Peneliti kembali mendeteksi varian baru hasil mutasi Covid-19. Varian baru ini diberi nama ilmiah B.1.621 dan dikenal dengan nama varian Mu. Varian Mu disebut telah menyebar di 40 negara dan telah dinyatakan masuk dalam daftar Varian Of Interest (VOI) oleh organisasi kesehatan dunia (WHO).
DIALEKSIS.COM | Aceh - Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balai Litbangkes) Aceh sedang menunggu hasil pemeriksaan yang akan menjawab apakah terdapat Covid-19 varian baru di provinsi tersebut atau tidak. Sebanyak 49 spesimen telah mereka kirimkan ke Badan Litbangkes, Kemenkes RI, untuk memastikan hal tersebut.
DIALEKSIS.COM | Jakarta - #MediaLawanCovid19 kembali meluncurkan konten edukasi bersama dengan fokus pada Anak-anak dan Remaja, pada Senin-Selasa (28-29 Juni) ini. Kampanye ini dilakukan mengingat tingginya daya penularan varian-varian baru virus Covid-19 yang mengancam kelompok usia anak (0-18 tahun).